Penyebab Penyakit Gula

Seiring dengan meningkatnya beban kerja masyarakat perkotaan, serta semakin maraknya penggunaan bahan-bahan additive dalam makanan ataupun bahan baku makanan, maka semakin marak pula penyakit-penyakit yang ditimbulkan sebagai akibat kurang seimbangnya pola hidup dan pola makan yang dilakukan.

Salah satu penyakit yang disebabkan oleh buruknya pola makan dan pola hidup adalah diabetes mellitus atau yang lebih dikenal oleh masyarakat luas sebagai penyakit gula atau kencing manis.

Selain menyebabkan ketidakseimbangan kadar gula dalam darah, penyakit ini juga dapat menyebabkan komplikasi organ dalam yang tidak ringan yang pada akhirnya dapat menimbulkan kematian.

Beberapa upaya untuk penyembuhan dilakukan, mulai dari penanganan secara medis, pengaturan pola makan dan perbaikan pola hidup dengan olahraga yang teratur, akupuntur ataupun dengan penggunaan tanaman obat-obatan yang lebih dikenal dengan pengobatan herbal.

Penggunaan tanaman herbal diakui dapat memperbaiki kondisi pasien diabetes mellitus. Bahkan, dengan konsumsi herbal yang teratur dibantu dengan pola makan dan pola hidup yang teratur, diabetes mellitus dapat disembuhkan.

Posted in Ciri Ciri Penyakit Gula | Tagged , , , , , | Leave a comment

Akibat Gula Darah Tinggi

Makanan memegang peranan dalam peningkatan kadar gula darah. Pada proses makan, makanan yang dimakan akan dicerna didalam saluran cerna (usus) dan kemudian akan diubah menjadi suatu bentuk gula yang disebut glukosa. Selanjutnya, gula ini diserap oleh dinding usus dan kemudian beredar di dalam aliran darah. Inilah sebabnya, sesudah makan akan terdapat kenaikan kadar gula di dalam darah. Lalu, gula tersebut akan didistribusikan ke sel-sel tubuh.

Gula darah normal berkisar 70-140 mg/dl/ Kadar gula darah akan mengalami peningkatan 1 jam usai makan hingga lebih dari 180 mg/dl. Kadar gula dalam darah selalu fluktuatif yang bergantung pada asupan makanan. Kadar paling tinggi didapati ketika 1 jam sesudah makan. Setelah satu jam makan, gula didalam darah akan mencapai kadar gula diatas normal hingga 180 mg per 100 cc darah atau 180 mg/dl yang juga disebut dengan nilai ambang ginjal. Ginjal yang tempat pembuangan urine hanya dapat menahan gula ketika kadar gula tidak melebihi 180 mg/dl. Lebih dari jumlah tersebut ginjal tidak akan mampu menahan gula dan kelebihan gula akan dikeluarkan bersama urine yang kemudian mengubah air kemih menjadi kencing manis karena lebihnya kandungan gula didalam tubuh.

Gula merupakan bahan bakar utama untuk pembentukan energi di dalam tubuh. Didalam sel, gula akan diolah menjadi energi atau tenaga untuk kebutuhan mendadak, juga sebagian akan disimpan agar dapat dipakai pada suatu waktu nanti. Jadi, tubuh bergantung pada makanan untuk memenuhi kebutuhan energi yakni untuk segala aktivitas mulai dari memompakan darah ke seluruh tubuh, berbicara hingga berfikir.

Pada diabetisi terdapat masalah dengan insulim, mungkin karena jumlah insulin yang kurang atau efek kerja insulin dalam hal memasukkan gula ke dalam sel tidak sempurna, atau mungkin juga karena masalah kedua-duanya sehingga gula darah tetap tinggi. Gula darah yang tinggi merupakan ciri khas dari diabetes. Kadar gula yang tinggi dapat meracuni dan menyebabkan rasa lemah dan tidak sehat, serta menyebabkan komplikasi dan gangguan metabolisme yang lain.

Posted in Ciri Ciri Penyakit Gula | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Tanda Tanda Penyakit Gula

Penyakit gula atau yang biasa banyak disebut orang sebagai penyakit diabetes mellitus yang merupakan salah satu dari penyakit kronis yang harus diwaspadai. Penyakit diabetes ini juga dapat menyebabkan kematian setelah penyakit kronis lainnya seperti jantung, stroke, ginjal, kanker dsb.

Penyakit diabetes tidak datang secara langsung, setiap orang memiliki resiko terserang diabetes atau kencing manis atau penyakit gula. Penyakit diabetes timbul dari berbagai hal penyebab komplikasi yang tidak terkendali dan tidak diketahui sebelumnya. Penyakit diabetes atau yang banyak disebut juga sebagai penyakit gula ini merupakan gangguan penyakit yang diakibatkan dari penggunaan gula yang menjadi glukosa dalam kadar yang cukup tinggi yang terjadi di dalam tubuh. Seseorang yang memiliki resiko terserang diabetes tak langsung menderita diabetes, penyakit gula ini juga memiliki beberapa tahapan sebelum seseorang tervonis diabetes, pada awalnya seseorang akan mengalami fase normal yang kemudian beranjak pada pre-diabetes yang kemudian akhirnya menderita diabetes.

Berikut ini ciri atau tanda-tanda dari seseorang yang memiliki resiko terserang diabetes atau penyakit gula darah seperti dilansir dari diabeteslibrary, diantara ciri-ciri tersebut adalah :

1. Sering berkemih

Seseorang yang memiliki kadar gula darah diatas normal yang memang memiliki faktor resiko pada diabetes ini dan ditemukannhya kadar gula dalam darah yang diubah menjadi glukosa, akan semakin membuat penderita akan sering berkemih. Hal ini dilatar belakangi oleh jika hormon insulin tidak dapat bekerja optimal karena gula darah dalam tubuh semakin meningkat yang mengakibatkan ginjal tak mampu menyaring glukosa untuk kembali ke darah. Lalu organ ginjal akan menarik kembali tambahan air dar darah untuk menghancurkan glukosa. Hal ini tentunya dapat membuat kandung kemih menjadi lebih buncit atau sedikit membesar yang kemudian membuat seseorang rasa ingin berkemih terus-menerus.

2. Sering merasa haus

Beberapa orang yang terkena diabetes atau kencing manis atau gula ini akan sering mengalami dehidarsi yang kemudian akan timbul rasa sering berkemih dan haus. Hal ini disebabakan oleh proses penghancuran glukosa yang lebih sulit maka air yang terkandung didalam darah akan diserap yang kemudian akan menghancurkannya.

Oleh karenanya, selalu disarankan untuk rajin mengkonsumsi air untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil dan membantu proses penghancuran suatu penyakit. Untuk tetap menjaga kondisi tubuh dalam keadaan yang baik banyak konsumsi air putih secara rutin.

3. Mengalami penurunan berat badan

Mereka yang tervonis menderita diabetes mellitus tipe 1 yang umumnya disebabkan karena faktor gentika atau keturunan. Selain itu dapat pula disebabkan oleh pankreas berhenti membuat insulin akibat serangan virus yang terdapat pada pankreas atau akibat dari respon tubuh yang autoimun. Sehingga mengakibatkan tubuh sulit untuk mencari sumber energi karena sel-sel tidak mendapatkan glukosa sehingga tubuh memecah jaringan otot dan lemak untuk energi sehingga badan terus menurun dan menyusut.

Pada penderita diabetes tipe 2 (faktor perubahan gaya hidup), penurunan berat badan terjadi secara bertahap dengan peningkatan resistensi insulin sehingga penurunan berat badan tidak begitu terlihat.

4. Mudah lelah

Gula yang dibakar dan kemudian diubah menjadi glukosa merupakan sumber energi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Namun tubuh yang kelebihan gula dalam darah juga akan berakibat fatal pada terganggunya kondisi suatu tubuh yang rentan terhadap serangan penyakit. Tubuh yang mudah merasa kelelhan atau letih disebabkan karena pasokan glukosa terhambat sehingga sel-sel makanan dari glukosa yang semestinya didistribusikan ke seluruh jaringan sel tubuh untuk membuat energi menjadi terhambat dan tidak berjalan. Oleh karenanya sel-sel tubuh yang tidak mendapat pasokan glukosa sebagai sebagai sumber tenaga bagi tubuh akhirnya menjadi mudah meraasa lelah.

5. Tangan atau kaki sering kesemutan

Tanda atau ciri berikutnya dari penyakit gula atau diabetes adalah tangan atau kaki sering mengalami ksemutan atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan neuropati. Sering kesemutan juga belum dapat dikatakan menjadi salah satu tanda atau ciri seseorang memiliki kemungkinan terserang diabetes atau penyakit gula. Namun ditandai oleh gejala dan penyebab lainnya. Penyakit gula yang ditandai dengan gejala sering kesemutan dapat terjadi secara bertahap yang disebabkan oleh glukosa dalam darah yang tinggi dan merusak sistem syaraf. Gula darah tinggi mungkin telah terjadi beberapa saat lalu sebelum terdiagnosa karena kerusakan saraf yang dapat menyebar tanpa diketahui sebelumnya.

6. Kemampuan mata semakin berkurang

Penyakit gula atau diabetes dapat menyerang siapa saja, semua orang memiliki resiko yang sama terserang penyakit gula baik dalam keadaan tubuh yang sehat sekalipun atau yang sedang sakit ringan dari mulai anak-anak, remaja, dewasa muda hingga mereka yang lanjut usia. Tanda lainnya yang dapat dikenali pada mereka yang tervonis menderita diabetes atau memiliki kadar gula tinggi di dalam tubuh mengalami penurunan pada kemampuan mata atau penglihatan mulai kabur, sering mengalami luka atau memar yang penyembuhannnya membutuhkan waktu yang lama, kulit kering atau gatal.

Posted in Ciri Ciri Penyakit Gula | Tagged , , , , , | Leave a comment